Dikenal sebagai induk penyakit yang menyebabkan komplikasi, sering terbesit dalam pikiran para penderita penyakit ini apakah diabetes dapat disembuhkan? Sebelum menjawab pertanyaan Anda, mari simak penjelasan mengenal penyakit diabetes berikut ini.

Sesuai sebutannya sebagai induk segala jenis penyakit komplikasi, diabetes juga menyandang gelar sebagai silent killer dalam beberapa negara. Hal ini disebabkan karena berawal dari diabetes akan muncul penyakit lainnya seperti hipertensi, jantung, stroke, gagal ginjal dan lain sebagainya.

Penyakit ini ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah. Kondisi tersebut disebabkan karena tubuh tidak dapat mengolah dan menyerap gula darah akibat kekurangan insulin. Insulin di produksi oleh pankreas berfungsi sebgai pengelola gula dalam darah pada penderita diabetes tipe 1 atau pada diabetes tipe 2 yang tidak sensitive terhadap insulin.

Penumpukan gula yang berlebih dalam tubuh yang disebakan dengan konsumsi gula yang berlebihan menyebabkan sejumlah gejala khas penyakit diabetes muncul. Gejala khas penyakit ini seperti penderita akan mudah lapar, mudah haus, sering buang air kecil terutama pada malam hari, dan terjadinya penurunan berat badan yang tidak diketahui sebabnya. Gejala lain yang mungkin bisa timbul adalah enderita akan mudah merasakan lelah, timbul gatal-gatal diarea kemaluan, pandangan mata kabur, bahkan mengakibatkan luka yang sulit sembuh. Bahkan penyakit ini dapat menyebabkan terjadinya kegagalan organ tubuh serta berujung pada kematian.

Melihat fakta-fakta diatas, tentunya membuat para penderita diabetes semakin bertanya-tanya apakah penyakit ini dapat disembuhkan? Terkadang Anda mendengar kata diabetes bisa sembuh. Kata “sembuh” yang diucapkan dokter bukanlah arti sembuh secara keseluruhan. Sembuh menurut dokter dapat diartikan gula darah pada penderita diabetes tersebut terkontrol dan stabil. Dengan demikian berarti penyakit ini tidak dapat disembuhkan secara keseluruhan, tetapi penderitanya dapat memperlambat factor resiko terjadiya komplikasi yang berat.

Agar gula darah dalam darah tetap stabil, Anda dapat melakukan tips-tips dibawah ini.

  1. Mengatur pola makan

Membatasi asupan kalori seperti asupan karbohidrat seperti nasi putih, roti putih dapat menurunkan gula darah dikarenakan nasi putih memiliki kandungan glukosa yang tinggi. Anda dapat menggantinya dengan nasi merah, gandum, serta sayur-sayuran. Selain membatasi karbohidrat, pendrita penyakit diabetes harus membatasi konsumsi lemak, terutama lemak jenuh. Anda dapat menggantinya dengan kacang-kacangan, biji-bijian, minyak zaitun yang mengandung lemak tak jenuh untuk memenuhi kebutuhan lemak harian.

  1. Menjaga berat badan

Pada umumnya, penderita diabetes akan mengalami penurunan berat badan, sehingga badannya akan tampak lambat laun kurus. Tetapi ada beberapa penderita diabetes yang badannya pengalami obesitas. Pada penderita obesitas berat badan wajib diturunkan hingga mencapai berat badan ideal dengan olahraga terartur, dan mengatur pola makan. Karena obesitas dapat memicu factor komplikasi seperti penyakit jantung, serta stroke.

  1. Olahraga teratur

Olahraga yang dilakukan secara teratur terbukti dapat mengurangi resiko terjadinya diabetes tipe 2. Dengan olahraga gula dalam tubuh diolah sebagai sumber energi sehingga otomatis kadar gula dalam darah terkontrol. Olahraga yang baik untuk penderita diabetes adalah olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda, dan berenang dengan durasi 30 menit setiap harinya.

  1. Konsumsi obat penurun gula darah

Untuk mengkonsumsi obat penurun gula darah Anda wajib mengkonsultasikannya kedokter, karena setiap individu pemakaian dosis, aturan pakai obat, serta jenis obat berbeda. Pemakaian obat tersebut ditentukan dari jenis tipe diabetes serta apakah ada komplikasi penyakit lainnya. Tidak sedikit juga penderita diabetes menggunakan obat herbal sebagai alternatifnya seperti kolagit. Berdasarkan testimoni pemakai kolagit, obat ini diklaim sebagai solusi pengganti obat dari dokter, dikarenakan obat herbal ini efektif dalam menurunkan kadar gula dalam darah. Bagi Anda yang ingin melihat testimoni pemakai kolagit lainnya, Anda dapat mengunjungi kolagitobatdiabetes.com.